Archive for August, 2008

Cara Kapitalis Merampas Negara

Aug 12, 2008 Posted Under: Pojok Pembebasan

{mosimage}"Siapa pun yang ingin mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi di dunia, mesti segera membaca buku ini." Itulah komentar majalah Rolling Stone tentang buku "The Shock Doctrine; The Rise of Disaster Capitalism” karangan wartawati Kanada, Naomi Klein, yang diterbitkan Penguin Books, London, Inggris (2007).

 

Read More

Rezim Autis

Aug 07, 2008 Posted Under: Pojok Pembebasan

Kenaikan harga BBM di tengah-tengah rapuhnya perekonomian, menunjukkan bahwa kepekaan dan nurani sudah tidak lagi dimiliki para penguasa. Dalih bahwa “subsidi” BBM sangat memberatkan APBN telah lama ditentang ekonom seperti Kwik Kian Gie, dan terbuktilah kebohongan pemerintah karena justru APBN surplus sekitar 34 triliun rupiah. Apa yang dimaksud “subsidi” oleh pemerintah? Bisa jadi adalah selisih harga jual domestik dengan harga jual di luar negeri, sehingga sebenarnya tidak tepat disebut subsidi. Logikanya, subsidi berarti pemerintah kehilangan uang, tapi kenyataannya tidak ada uang yang hilang, yang hilang hanyalah kesempatan menjual lebih mahal ke luar negeri. Pemerintah macam apa yang keberatan menjual minyak dengan harga lebih murah (juga tidak merugi) kepada rakyatnya?

Read More

Siauw Giok Tjan 1914-1981

Aug 07, 2008 Posted Under: Behind the scene

Sebagai jurnalis setelah Perang Dunia II, Siauw antara lain berkarir di majalah Liberty, Malang (1946), dan Pemuda. Antara Juli 1951 dan Oktober 1953 ia menjadi Direktur Harian Rakyat, suara resmi PKI. Dia juga memimpin harian Republik, terompet Baperki pada 1950-an. Pada 1954 ia ikut mendirikan Baperki, organisasi massa keturunan Tionghoa dan menjadi ketua umum sampai organisasi itu dilarang tahun 1965.

Siauw ditahan selama 13 tahun menyusul Peristiwa G-30-S 1965. Setelah bebas ia hijrah ke Negeri Belanda. Memoarnya, Lima Zaman: Perwujudan Integrasi Wajar diterbitkan Mei 1981 di Negeri Belanda. Siau meninggal dunia 20 Nopember 1981 di Amsterdam. Lulusan Hogere Burger School (HBS) kelahiran Surabaya 23 Maret 1914 ini sempat menjadi Menteri Negara Urusan Peranakan pada masanya.

Read More